post

Saat ini berbagai perawatan kesehatan sedang dikembangkan, salah satunya adalah detoksifikasi kaki. Teknik perawatan ini dipercaya dapat menghilangkan racun dari dalam tubuh. Namun, benarkah itu benar? Ayo, lihat penjelasan pencarian di bawah ini.

Apa itu detoks kaki?

Detoksifikasi kaki adalah perawatan yang semakin populer. Pengembang teknik detoksifikasi kaki ini, IonCleanse, menyatakan bahwa teknik ini dapat menghilangkan racun dari tubuh.

Ekskresi yang berasal dari kotoran di udara atau dari bahan kimia dan produk kecantikan yang menembus kulit.

Lebih lanjut, diyakini bahwa teknik ini juga memiliki kelebihan lain, termasuk:

PH dari badan penyeimbang
Mengurangi pembengkakan di kaki
Meningkatkan mood dan mengurangi stres
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari penyakit
Membantu menurunkan berat badan
Meningkatkan kesehatan jantung
Penghancuran mikroorganisme berbahaya
perawatan kaki
Kaki detoksifikasi memiliki berbagai jenis. Selain garam, ion, air dan minyak atsiri, ada beberapa teknik detoksifikasi lainnya, seperti:

Topeng untuk kaki dengan tanah liat untuk membersihkan dan melembutkan kulit kaki.
Gosok kaki untuk mengurangi bau dan mengangkat sel kulit mati.
Gunakan bantalan kaki khusus (seperti tambalan) untuk menghilangkan racun.
Lakukan pijatan kaki agar otot-otot kaki rileks.
Bagaimana proses detoksifikasi kaki dilakukan?
Kaki detoks menggunakan partikel bermuatan yang disebut ion sebagai solusi untuk merendam kaki. Ion dapat memisahkan air (H20) menjadi H + dan OH- untuk menciptakan medan ion yang mengikat racun atau logam dalam tubuh.

Selama proses detoksifikasi, air akan berubah menjadi lebih keruh. Ini terjadi karena keringat, kotoran dan sel-sel mati yang menumpuk di kaki mulai terlepas dan bercampur dengan air.

Apakah kaki detoks efektif? Ini adalah kata pencarian
hasil tes kreatinin rendah
Untuk menunjukkan efektivitas detoksifikasi kaki, ada penelitian skala kecil yang diterbitkan dalam Journal of Public Environment and Health pada tahun 2012.

Dalam studi ini, para peneliti mengumpulkan sampel air sebelum dan sesudah proses detoksifikasi kaki selama sekitar 30 menit.

Selain itu, para peneliti juga mengumpulkan sampel urin dan rambut dari para peserta.

Setelah menguji sampel, para peneliti menyimpulkan bahwa detoksifikasi kaki sebenarnya tidak mengurangi toksisitas dalam tubuh.

Sayangnya, hingga saat ini, belum ada penelitian terbaru yang menunjukkan efektivitas detoksifikasi kaki untuk menghilangkan racun dalam tubuh. Begitu pun dengan kemungkinan efek sampingnya.

Meski begitu, tahapan perawatan kaki detoks dapat membantu sejumlah kondisi, seperti mengendurkan otot-otot kaki dan membuat kaki Anda lebih bersih.

Meskipun ada manfaat lain dari detoksifikasi kaki, tidak semua orang bisa melakukannya. Beberapa orang yang tidak dapat melakukan ini termasuk:

Anak-anak dan wanita hamil
Orang yang memiliki luka terbuka di kakinya
penderita diabetes
Kaki detoks bisa Anda lakukan di rumah
Jika Anda tertarik untuk mendetoksifikasi kaki Anda, Anda dapat mencobanya di rumah. Anda dapat menggunakan bahan-bahan berikut secara bersamaan untuk melakukannya di rumah.

Rendam kaki Anda

Siapkan air hangat dan tambahkan 1 cangkir garam epsom. Tambahkan kaki dan rendam selama 20 atau 30 menit.

Gosok kaki dengan batu apung dan bilas sampai bersih. Ini dapat membantu mencerahkan kulit kaki Anda.

Selain itu, Anda juga bisa membuat rendaman untuk mendetoksifikasi kaki Anda dari bahan lain, seperti cuka sari apel.

Campurkan 1 cangkir cuka sari apel dalam bak mandi air panas. Kemudian celupkan kaki Anda selama 20 atau 30 menit. Metode ini dapat membantu menghilangkan bau kaki.

Topeng kaki
Campurkan 3 sendok makan tanah liat bentonit, 3 sendok makan cuka apel dan 3 tetes minyak esensial lavender.

Setelah membentuk pasta, oleskan ke kaki Anda. Biarkan selama 30 menit dan bilas sampai bersih. Ini dapat membantu meringankan infeksi kaki jamur dan bau kaki.

Gosok kaki
Siapkan secangkir garam epsom, 1/2 cangkir minyak zaitun dan 5 tetes minyak peppermint esensial. Aduk sampai rata, oleskan pada kaki dan pijat dengan lembut. Lalu bilas dengan air bersih.

Baca juga: